Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Ocean Care X Maritim Day: HIMAIKA UBB Kolaborasikan Edukasi Maritim dan Kuliner Lokal secara perdana

Minggu, 06 September 2026 | September 06, 2026 WIB Last Updated 2026-09-06T16:10:13Z

 

Kegiatan Ocean Care X Maritim Day di Desa Wisata Sejagat, Kelurahan Jerambah Gantung (5/9). Sumber: Gendis Woro Arimbi/LPM Alternatif


LPM Alternatif, Balunijuk – Sabtu (5/9), Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan (HIMAIKA) Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Kelautan (FPPK) Universitas Bangka Belitung (UBB). Selenggarakan kegiatan Ocean Care X Maritim Day dengan tema “Ocean resilience warrior  di era digital : sinergi karakter maritim yang disiplin, tangguh, dan progresif dalam mengarungi Smart maritime horizon menuju kedaulatan bangsa yang berdaya saing global” di Desa Wisata Sejagat, Kelurahan Jerambah Gantung. 


Yang menjadi keunikan dalam kegiatan ini adalah kegiatan Ocean Care X Maritim Day tahun ini juga meng-highlight sisi kuliner hasil Sungai Jerambah Gantung melalui festival kuliner Sejagat dengan mengadakan perlombaan memasak lempah kuning khas Bangka Belitung.


Riwan Kusmiadi, S.T.P., M.Si ., selaku Dekan Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Kelautan (FPPK) Universitas Bangka Belitung (UBB), memandang kegiatan ini sebagai medan nyata bagi para mahasiswa ilmu kelautan untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat di bangku kelas secara langsung ke lingkungan masyarakat yang sejalan dengan visi UBB, yaitu unggul membangun peradaban, lokal  mengglobal. 


“Jadi mahasiswa, dia bisa mencintai ilmunya, bisa mendapatkan ilmunya. Terus nanti, ketika jadi sarjana, dia benar-benar bisa menjadi problem solver buat masyarakat. Bukan sebaliknya, problem maker gitu ya,” ujarnya.


Lebih lanjut, Fathur Haryadi selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan menyatakan bahwa kegiatan ini berkolaborasi dengan pihak kelurahan dan juga jurusan, dengan tujuan untuk membuka pandangan mahasiswa ilmu kelautan bahwa di lingkungan sekitar UBB terdapat tempat yang masih terjaga ekologinya, masih asri, dan belum mendapat banyak perhatian untuk dijadikan objek penelitian yang diharapkan nantinya mahasiswa ilmu kelautan bisa menjadi peneliti yang menghasilkan penelitian mengenai kekayaan desa wisata Sejagat dan juga supaya masyarakat sekitar merasa bahwa mereka itu dilihat potensinya. 


“Di sini kami bukan hanya untuk agenda Tahunan Himaika saja, tapi kami di sini berkolaborasi untuk menghadirkan dan meng-highlight terutamanya wisata, juga mengeksplor keanekaragaman hayati yang ada di Kelurahan Jerambah Gantung ini, di mana lomba masak lempah kuning ini, ikan yang akan dimasak adalah ikan sungai, ikan hasil tangkapan dari nelayan pesisir sungai ini,” ujarnya.


Dalam prosesnya, Igam Ramadi selaku ketua pelaksana menyebutkan bahwa perlombaan memasak ini terbuka untuk umum dan diikuti oleh 12 tim. Namun, dalam pelaksanaannya, tim yang bertanding hanya 8. Di antaranya merupakan mahasiswa Universitas Bangka Belitung, mahasiswa baru program studi Ilmu Kelautan, mahasiswa Politeknik Manufaktur Negeri  Bangka Belitung (POLMAN BABEL), juga warga lokal desa wisata sejagat. Dan pada akhirnya, pertandingan dimenangkan oleh  kelompok 2 Dewi Sejagat dengan memperoleh 263,25 poin. Dengan keberagaman peserta lomba ini, Igam memandang ini sebagai ajang untuk membentuk sikap kebersamaan, kolaborasi dan juga saling membantu. 


Salah satu peserta lomba, Zalfa Putri, mahasiswi POLMAN BABEL, menyebutkan bahwa ia terkesan dengan kegiatan perlombaan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Bangka Belitung karena ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti perlombaan memasak yang diselenggarakan oleh instansi lain. 

“Karena mengikuti lomba ini, kita jadi tahu jenis-jenis ikan itu ada apa aja dan habitatnya itu di mana saja. Jadi saya tuh merasa kayak bagus banget untuk ikut kegiatan ini,” ujarnya. 

Melalui perpaduan aksi lingkungan dan festival kuliner lokal, kegiatan Ocean Care X Maritim Day tahun ini tidak hanya menjadi wadah edukasi maritim bagi mahasiswa, tetapi juga membuka potensi wisata serta mempererat kolaborasi antarperguruan tinggi dan masyarakat setempat.


Reporter: Risma Marlina
Penulis: Risma Marlina
Editor: Samuel

×
Berita Terbaru Update