Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Fraksi FISIP Tarik Diri dari DPM KM UBB, Siapkan Langkah Lebih Ekstrem Jika Tuntutan Tak Digubris

Rabu, 02 September 2026 | September 02, 2026 WIB Last Updated 2026-09-02T09:06:02Z

Surat Keputusan (SK) Penarikan Fraksi FISIP dari DPM Universitas Bangka Belitung. Sumber: DPM KM FISIP UBB

LPM Alternatif, Balunijuk — Fraksi FISIP resmi menarik seluruh anggotanya dari Dewan Perwakilan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (DPM KM UBB) pada 1 September 2026, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan bernomor 04/TAP/UN50/DPMKMFISIPUBB/IX/2026. 


Keputusan ini menjadi penegasan sikap politik KM FISIP atas aspirasi yang dinilai tak kunjung direspons lembaga eksekutif maupun legislatif tingkat universitas.

 

Ketua Umum DPM KM FISIP UBB, Hijriyanto, mengatakan keputusan tersebut telah melalui rangkaian diskusi internal, bukan diambil mendadak. “Banyak pertimbangan yang menjadi landasan kami mengambil kebijakan penarikan Fraksi FISIP untuk DPM KM UBB. Hal tersebut sudah tertulis dalam SK yang bernomor 04/TAP/UN50/DPMKMFISIPUBB/IX/2026,” tegasnya kepada LPM Alternatif. 

 

Salah satu anggota fraksi yang ditarik, Muhammad Ma’rifatul Ridha (Ridho), menyebut langkah ini sebagai bentuk tekanan politik agar DPM KM UBB “lebih serius menyikapi persoalan internal kampus dengan cara-cara yang lebih berani, termasuk menggunakan pengaruh dan wewenangnya terhadap lembaga eksekutif.” Ia menyebut ini sebagai opsi paling radikal yang sudah dipertimbangkan matang, dan tidak menutup kemungkinan KM FISIP mengambil “keputusan politik lain yang lebih radikal” jika tuntutan tetap tak digubris. Meski begitu, Ridho menegaskan ruang negosiasi tetap terbuka selama tuntutan KM FISIP tidak berubah. 

 

Hijriyanto menambahkan, penarikan fraksi bukan berarti FISIP memisahkan diri dari KM UBB. “Kami tetap tunduk dalam Konstitusi KM UBB, menarik Fraksi FISIP untuk DPM KM UBB bukan artian kami memisahkan diri dari KM UBB,” katanya.


Ketua Umum DPM KM UBB, Ninda, dalam pesan WhatsApp kepada LPM Alternatif, mengatakan pihaknya belum bisa mengeluarkan pernyataan resmi karena masih membutuhkan komunikasi internal, termasuk dengan Wakil Ketua I DPM KM UBB yang turut menerima laporan soal isu ini. "Kami masih butuh waktu untuk memutuskan atau mengeluarkan pernyataan tersebut," katanya. Ia menambahkan pihaknya akan menyampaikan pernyataan sikap begitu ada keputusan final terkait penarikan Fraksi FISIP, dan meminta waktu untuk rapat internal.

Reporter: Syakilah Dwi Kurnia
Penulis: Syakilah Dwi Kurnia
Editor: Samuel

×
Berita Terbaru Update